Kucing Kucingan (Acalypha indica L.)

KATEGORI ARTIKEL: K

11/06/2019
Khasiat Kucing Kucingan (Acalypha indica L.)
Antibiotik, Antiradang, Berak Darah, Bisul, Dermatitis, Digigit Ular, Disentri Basiler, Diuretik, Eksim, Hemostatis, Kencing Darah, Koreng, Luka Berdarah, Malaria, Malnutrition, Muntah Darah, Peluruh Kencing, Pencahar, Penghenti Perdarahan, Radang Kulit, Sembelit,

Acalypha indica adalah tanaman herba tahunan yang memiliki perbungaan seperti catkin dengan involucre berbentuk cangkir yang mengelilingi bunga-bunga kecil. Hal ini terutama dikenal karena akarnya yang menarik bagi kucing rumahan, dan karena berbagai kegunaan obatnya. Itu terjadi di seluruh daerah tropis. (WIKIPEDIA)


Kingdom:Plantae
Clade:Angiosperms
Clade:Eudicots
Clade:Rosids
Order:Malpighiales
Family:Euphorbiaceae
Subtribe:Acalyphinae
Genus:Acalypha
Species:
A. indica

Sinonim :
A. australis L.

Familia :
euphorbiaceae.

Uraian :
Kucing-kucingan merupakan gulma yang sangat umum ditemukan tumbuh liar di pinggir jalan, lapangan rumput, maupun di lereng gunung. Herba semusim, tegak, tinggi 30-50 cm, bercabang dengan garis memanjang kasar, berambut halus.

Daun tunggal, bertangkai panjang, letak tersebar. Helaian daun berbentuk bulat telur sampai lanset, tipis, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, panjang 2,5-8 cm, lebar 1,5-3,5 cm, berwarna hijau.

Bunga majemuk, berkelamin satu, keluar dari ketiak daun, kecil-kecil, dalam rangkaian berbentuk bulir.

Buahnya buah kotak, bulat, hitam. Biji bulat panjang, berwarna cokelat. Akarnya akar tunggang, berwarna putih kotor. Akar tumbuhan ini sangat disukai oleh kucing dan anjing, yang dikonsumsi dengan cara dikunyah. Kucing-kucingan dapat diperbanyak dengan biji.

Nama Lokal :
NAMA DAERAH

Sumatera: ceka mas (Melayu). Jawa: lelatang, kucing-kucingan, rumput kokosongan (Sunda), rumput bolong-bolong (Jawa).

NAMA ASING Tie xian (C), copperleaf herb (I). NAMA SIMPLISIA Acalyphae Herba (herba kucing-kucingan).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Rasa pahit, sifatnya sejuk, astringen. Herba ini berkhasiat Antiradang, Antibiotik, Peluruh Kencing (Diuretik), Pencahar, dan penghenti perdarahan (hemostatis).

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat. dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan.

INDIKASI
Herba ini digunakan untuk pengobatan :
– disentri basiler, disentri amuba, diare,
– anak dengan berat badan rendah (malnutrisi),
– gangguan pencernaan makanan (dispepsi),
– perdarahan, seperti mimisan (epistaksis), muntah darah (hematemesis), berak darah (melena), kencing darah (hematur-ia),
– malaria, dan
– susah buang air besar (sembelit).

CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yang diminum, rebus 9-15 g herba kering atau 30-60 g herba segar. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum.

Untuk pemakaian luar, giling herba segar sampai halus, lalu bubuhkan ke tempat yang sakit, seperti bisul, koreng, luka berdarah, eksim, radang kulit (dermatitis), atau gigitan ular.

Cara lain, rebus satu tumbuhan kucing-kucingan seutuhnya. Selanjutnya, gunakan air rebusannya untuk mencuci luka ataupun koreng.

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT
Disentri amuba, disentri basiler, diare, dan penyakit dengan perdarahan Rebus seluruh bagian tumbuhan kucing-kucingan yang sudah kering sebanyak 30-60 g dalam 3 gelas air sampai aimya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring clan air saringannya dibagi dua (sama banyak). Pengobatan dilakukan sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan selama 5-10 hari.

Disentri Basiler
Cuci 30-60 g herba kucing-kucingan kering, 30 g krokot (Portulaca oleracea L.), dan 30 g &jla; merah, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air, lalu rebus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Luka Berdarah, Bisul, Radang Kulit, Gigitan Ular
Cuci 1 tanaman herba segar. Tambahkan 1 sendok teh gula pasir, lalu giling sampai halus. Bubuhkan ramuan ini ke bagian tubuh yang sakit.

Dermatitis, Eksim, Koreng
Cuci 1 tanaman herba segar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air sampai mendidih (selama 15 menit). Gunakan ramuan tersebut untuk mencuci bagian tubuh yang sakit selagi hangat.

Sembelit
Cuci 1 tumbuhan segar (berikut akarnya), lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 1 gelas air sampai mendidih (selama 15 merit). Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan pada malam hari

Komposisi :
Daun, batang, dan akar mengandung saponin dan tanin. Batangnya juga mengandung flavonoida dan daunnya mengandung minyak asiri.


Foto Credit:

Istilah yang Perlu Diketahui dalam Artikel ini

Antiradang
Anti inflamasi adalah penangkal peradangan, atau yang digunakan untuk mencegah atau mengurangi peradangan. Anti inflamasi adalah sifat yang terkandung dalam obat atau makanan yang digunakan untuk meredakan inflamasi
Bisul
Bisul atau furunkel adalah peradangan pada folikel rambut yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Mulanya, infeksi menimbulkan benjolan dan kemerahan pada kulit. Setelah 4-7 hari, benjolan tersebut akan terisi oleh nanah dan terasa nyeri.
Dermatitis
Penyakit dermatitis merupakan kondisi dimana kulit ditandai dengan adanya peradangan dan ruam bengkak kemerahan. Kondisi ini umumnya membuat kulit menjadi sangat kering. Penyakit dermatitis dapat terjadi pada semua usia, termasuk bayi sekalipun
Disentri Basiler
Disentri basiler (disebabkan oleh bakteri Shigella, Salmonella, E. coli)
Diuretik
Diuretik adalah obat untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urine. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi).
Hemostatis
Hemostasis merupakan proses penghentian perdarahan secara spontan dari pembuluh darah yang mengalami kerusakan atau akibat putusnya atau robeknya pembuluh darah.
Koreng
Bekas luka atau koreng adalah reaksi alami yang terjadi ketika tubuh terluka untuk melindungi area luka dari infeksi. Ketika sedang terluka, kulit akan terkikis kemudian keping darah (trombosit) akan membentuk bekuan darah di atas luka untuk mencegah pengeluaran darah secara berlebihan.
Malaria
Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasomodium. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi parasit tersebut. Gigitan nyamuk membuat parasit masuk, mengendap di organ hati, dan menginfeksi sel drah merah.
Pencahar
Obat pencahar atau laksatif adalah kelompok obat untuk mengatasi susah buang air besar (BAB) atau konstipasi. Selain itu, obat ini juga digunakan untuk membersihkan usus sebelum tindakan medis tertentu, seperti operasi usus atau kolonoskopi.

DISCLAIMER:

By Google

Konten website ini berasal dari web iptek.net.id yang sudah tidak online lagi. Publikasi ulang dengan penyesuaian ditujukan untuk pelestarian ilmu pengetahuan.