Ketepeng Kecil (Cassia tora Linn.)

KATEGORI ARTIKEL: K

26/08/2023
Khasiat Ketepeng Kecil (Cassia tora Linn.)
Ascites, Cacingan, Cirrhosis, Darah Tinggi, Glaukoma, luka kornea, Perut Busung Air, Rabun Ayam, rabun senja, Sakit Mata, susah BAB, Ulcus Cornea,

Sinonim :
Cassia foetida, Salisb. Cassia obtusifolia, Linn. Cassia tagera, Lamk.


Familia :
Caesalpiniaceae (Leguminosae)

Uraian :
Tanaman berupa perdu kecil yang tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 1 m. Tumbuh liar di pinggir kota, daerah tepi sungai, semak belukar dan kadang-kadang ditanam sebagai tanaman hias. Batangnya lurus, pangkal batang berkayu, banyak bercabang, daerah ujung batang berambut jarang. Daun letak berseling, berupa daun majemuk menyirip ganda terdiri dari 3 pasang anak daun yang bentuknya bulat telur sungsang, panjang 2-3 cm, lebar 1 1/2 – 3 cm ujung agak membulat dan pangkal daun melancip, warna hijau, permukaan bawah daun berambut halus. Bunganya banyak berwarna kuning tersusun dalam rangkaian tandan yang tumbuh pada ketiak daun. Buahnya buah polong berkulit keras berisi 20 – 30 biji yang bentuknya lengkung berwarna coklat kuning mengkilat. Tanaman perdu ini berasal dari Amerika tropik dan menyukai tempat terbuka atau agak teduh dapat tumbuh di dataran rendah sampai 800 m di atas permukaan laut.

Nama Lokal :
Ketepeng sapi, ketepeng cilik (jawa), pepo (Timor) ; Ketepeng lentik (Sunda); Jue ming zi (China).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Radang mata, luka cornea, rabun senja, glaucoma, Hipertensi; Hepatitis, cirrhosis, Perut busung air (ascites), sulit buang air besar;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIPAKAI: Biji, dikeringkan.

KEGUNAAN: ,
1. Radang mata merah, luka kornea (ulcus cornea), rabun senja, glaucoma.
2. Tekanan darah tinggi.
3. Hepatitis, cirrhosis, ascites (Perut busung air).
4. Sulit buang air besar (habitual constipation).

PEMAKAIAN:
5 – 15 gram direbus, minum atau dijadikan bubuk untuk pemakaian luar.

CARA PEMAKAIAN:
1. Tekanan darah tinggi:
15 gram biji digongseng (goreng tanpa minyak) sampai kuning, kemudian digiling sampai terasa kesat, ditambah gula secukupnya, seduh dengan air panas atau direbus, minum sebagai pengganti teh.

2. Radang mata:
Bubuk/serbuk ditambah teh secukupnya, tempelkan pada kedua
pelipis (Pada kedua titik akupunktur Tay Yang / istimewa).

3. Cacingan pada anak:
9 gram bubuk + 1 pasang hati ayam, dilumatkan dan ditambah sedikit arak putih, diaduk menjadi lempengan, kukus, makan.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Terasa manit pahit dan asin, agak dingin. Pengobatan radang mata, peluruh air seni, melancarkan buang air besar. Herba ini masuk meridian liver (Purifies = membersihkan) dan meridian ginjal (Supports = menguatkan).

KANDUNGAN KIMIA:
Biji segar mengandung chryzophanol, emodin, aloe-emodin, rhein, physcion, obtusin, aurantio-obtusin, rubrobusarin, torachryson, toralactone, vit.A.


Foto Credit:
Ketepeng Kecil (Cassia tora Linn.) / wikipedia

Istilah yang Perlu Diketahui dalam Artikel ini

Ascites
Ascites atau asites adalah gangguan kesehatan yang ditandai dengan penumpukan cairan di dalam rongga perut, sehingga menyebabkan pengidapnya memiliki perut buncit dan membengkak. Kondisi ini biasanya menjadi gejala dari penyakit hati, seperti sirosis, gagal hati, hingga kanker hati.
Cacingan
Cacingan adalah penyakit akibat infeksi cacing parasit yang hidup di dalam usus manusia. Cacing yang tinggal di dalam usus tersebut akan bertahan hidup dengan menyerap sari-sari makanan yang masuk ke dalam usus.
Cirrhosis
Cirrhosis atau Sirosis hati adalah kondisi di mana organ hati dipenuhi dengan jaringan parut sehingga tidak dapat berfungsi dengan normal. Jaringan ini terbentuk akibat penyakit liver berkepanjangan karena infeksi virus hepatitis B atau C atau kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
Glaukoma
Glaukoma adalah kondisi medis berupa kelainan yang terjadi karena kerusakan saraf mata. Salah satu gejala glaukoma adalah penglihatan kabur atau bahkan jarak pandangnya menyempit dan disertai dengan rasa nyeri di bagian mata.
Perut Busung Air
Ascites atau asites adalah kondisi medis berupa menumpuknya cairan berlebih di dalam rongga perut (abdomen). Normalnya, cairan di dalam rongga perut tidak lebih dari 20 mililiter. Namun, pengidap asites akan memiliki cairan di dalam rongga perutnya melebihi 25 mililiter.
Ulcus Cornea
Ulkus kornea adalah suatu kondisi ketika terdapat luka terbuka pada kornea. Umumnya, hal ini disebabkan oleh infeksi pada kornea yang dikenal dengan istilah keratitis.

DISCLAIMER:

By Google

Konten website ini berasal dari web iptek.net.id yang sudah tidak online lagi. Publikasi ulang dengan penyesuaian ditujukan untuk pelestarian ilmu pengetahuan.