Kembang Bugang (Clerodentrum calamitosum L.)

KATEGORI ARTIKEL: K

20/09/2023
Khasiat Kembang Bugang (Clerodentrum calamitosum L.)
Borok, Demam, Digigit Ular, Disentri, Kencing Batu, Kencing Kurang Lancar, Kencing Nanah, Luka Bakar, Pendarahan, Perut Kembung, Radang Ginjal, sifilis, Wasir,
Kembang Bugang (Clerodentrum calamitosum L.) / Credit: https://id.wikipedia.org/wiki/Bugang#/media/
Kembang Bugang (Clerodentrum calamitosum L.) / Credit: https://id.wikipedia.org/wiki/Bugang#/media/

Familia :
Verbenaceae

Uraian :
Di Jawa, terdapat dari dataran rendah sampai 750 m dpl., terutama pada daerah dengan musim kemarau yang panjang dan di tempat-tempat yang ternaungi. Tanaman ini dapat ditemukan di sekitar kampung, di kebun, tepi hutan dan jalan, kadang ditanam di pekarangan sekitar rumah sebagai tanaman hias atau tanaman obat. Perdu, tumbuh tegak, tinggi 0,5-1 m, berakar tunggang dengan tunas akar menjalar di bawah tanah, bagian yang muda berambut pendek dan rapat. Batang berkayu, bercabang, diameter sekitar 1 cm, warnanya putih kehijauan. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan, bentuknya bulat telur, tepi bergerigi, ujung dan pangkal meruncing, panjang 4-9 cm, lebar 1,5-4 cm, pertulangan menyirip, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk berkumpul dalam malai yang keluar dari ketiak daun, dengan 5 mahkota bunga berwarna putih yang bercangap sampai pada pangkalnya. Benangsari dan tangkai putik menjulang diluar mahkota. Buahnya buah batu, bentuknya bulat pipih berwarna hitam mengkilat, diameter sekitar 1 cm, dengan kelopak buah berwarna merah tua mengkilat. Bijinya keras, kecil, warnanya hitam. Perbanyakan dengan biji dan tunas akar.

Nama Lokal :
Kembang bugang, keci beling, keji beling (Jawa),; Kayu gambir (Sumatera);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Disentri, Demam, Wasir, Kencing tidak lancar, Kencing nanah, Kencing batu, sifilis, Digigit ular

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, akar.

KEGUNAAN:
Daun:
– Disentri.
– Demam.
– Wasir.
– Kencing tidak lancar, kencing nanah. Kencing batu jenis calsium oksalat dan triple-phosphate.
– Sifilis (lues).

Akar:
– Digigit ular.

Buah:
– Disentri.

PEMAKAIAN:
Untuk minum:
9 lembar daun ukuran sedang atau 7 lembar daun ukuran besar, direbus.

Pemakaian luar:
Daun dicuci bersih lalu digiling halus, tambahkan sedikit minyak.
Dipakai untuk pengobatan: Perut kembung (meteorismus), luka bakar, bisul, borok framboesia, radang ginjal (nephritis).

CARA PEMAKAIAN:
1. Demam:
10 g daun segar dicuci lalu direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin disaring, minum sekaligus.

2. Digigit ular:
Sepotong akar sebesar ibu jari dicuci bersih dan dibilas dengan air matang, lalu dikunyah. Airnya ditelan, ampasnya diletakkan pada luka gigitan.

3. Wasir :
9 lembar daun dicuci bersih dan dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x 3/4 gelas.

4. Kencing batu:
a. 8 lembar daun dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan madu seperlunya. Sehari 3 x 3/4 gelas.

b. Daun kembang bugang, daun sarap, daun pecut kuda, daun kumis kucing, masing- masing 7 lembar, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 3 gelas. Setelah dingin disaring, minum.
Sehari 3 x 1 gelas.

5. Kencing nanah:
6 lembar daun kembang bugang, 10 lembar daun pegagan, 20 lembar daun picisan, 25 lembar daun jinten, 12 sirip daun meniran, 9 lembar daun murbei, 8 lembar daun sendok, 50 lembar daun kumis kucing, 8 lembar daun bengang, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih sampai airnya tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum, Sehari 3 x 3/4 gelas.

CATATAN:
Clerodendrum calamitosum L. atau kembang bugang, dikenal juga dengan nama: Keci beling.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Menghentikan perdarahan, penghancur batu ginjal.

KANDUNGAN KIMIA:
Saponin, flavonoida, politenol, alkaloid, kalium.


Foto Credit:
Kembang Bugang (Clerodentrum calamitosum L.) / Credit: https://id.wikipedia.org/wiki/Bugang#/media/

Istilah yang Perlu Diketahui dalam Artikel ini

Disentri
Disentri atau dysentery adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan diare disertai lendir atau darah karena peradangan atau infeksi pada usus.
Kencing Kurang Lancar
Kencing tidak tuntas merupakan kondisi ketika seseorang merasa ingin kencing lagi padahal ia baru saja buang air kecil. Hal ini karena masih ada urine yang tersisa di dalam kandung kemih. Kencing belum tuntas bisa disebabkan oleh berbagai hal dan perlu diobati sesuai penyebabnya.
Kencing Nanah
Gonore atau Gonorrhea adalah salah satu penyakit menular seksual yang ditandai dengan munculnya nanah pada urine.
Perut Kembung
Perut kembung adalah kondisi di mana perut mengalami penumpukan gas sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman. Normalnya, ketika Anda sedang makan, minum ataupun menelan air liur akan ada sedikit udara yang ikut masuk dalam tubuh, khususnya pada sistem pencernaan.
sifilis
Raja singa atau sifilis adalah salah satu penyakit menular seksual atau IMS yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Umumnya, sifilis adalah penyakit yang diawali dengan luka di sekitar alat kelamin, dubur, ataupun mulut. Awal kemunculan luka tersebut cenderung tidak disertai dengan rasa nyeri.
Wasir
Wasir / Ambeien adalah pembengkakan atau pembesaran pembuluh darah vena yang berada di sekitar rektum atau anus. Wasir bisa dialami oleh siapa saja, namun lebih umum terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun.

DISCLAIMER:

By Google

Konten website ini berasal dari web iptek.net.id yang sudah tidak online lagi. Publikasi ulang dengan penyesuaian ditujukan untuk pelestarian ilmu pengetahuan.