Inggu / Godong Minggu/Aruda (Ruta angustifolia [L.] Pers.)

KATEGORI ARTIKEL: I

22/09/2018
Khasiat Inggu / Godong Minggu/Aruda (Ruta angustifolia [L.] Pers.)
Amenorrrhea, Ayan, Batuk, Bisul, Cacingan, Demam, Digigit Ular, Epilepsi, Flebitis, Gigitan Serangga, Haid Tidak Teratur, Hepatitis, Hernia Inguinalis, Hiccup, Histeri, Influenza, Kecikutan, Kejang Pada Anak, Keracunan, Keracunan Obat, Kolik, Memar Akibat Benturan Benda Keras, Nyeri Dada, Nyeri Ulu Hati, Pelebaran Pembuluh Darah Balik, Radang Kulit Bernanah, Radang Paru, Radang Vena, Singultus, Tidak Datang Haid,

Nama Latin
Ruta angustifolia [L.] Pers.

Sinonim :
= R. chalepensis L. var. angustifolia. = R. graveolens.

Familia :
Rutaceae

Dalam Tacuinum Sanitatis, buku panduan kesehatan dari abad pertengahan memuat daftar sifat-sifat tumbuhan ini:

Sifat: Hangat dan kering pada tingkat ketiga.

Optimal: tumbuh di dekat pohon ara.

Kegunaan: mempertajam penglihatan dan menghilangkan perut kembung.

Bahaya: Menambah sperma dan meredam keinginan untuk coitus.

Netralisasi Bahaya: Dengan makanan yang memperbanyak sperma.

Minyak olahan dari inggu adalah emmenagogue yang dikutip oleh sejarawan Romawi Plinius yang Tua dan ahli kandungan Soranus sebagai obat abortifacient (menginduksi aborsi) yang poten.(Wikipedia)

Uraian :
lnggu berasal dari Eropa Selatan dan Afrika Utara. Di Jawa, tumbuhan yang dapat menimbulkan iritasi lokal ini sering ditanam di kebun pada daerah pegunungan sampai ketinggian 1.000 m dpl. Terna, tumbuh tegak, tinggi mencapai 1,5 m, batang berkayu, silindris, ramping. Percabangan banyak, lemah, seluruh bagian bila diremas berbau tidak sedap.

Daun majemuk menyirip ganda, letaknya berseling, dengan anak daun lanset atau bulat telur sungsang, pangkal menyempit, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan tidak jelas, panjang 8 – 20 mm, lebar 2 – 6 mm, warnanya hijau muda.

Bunga majemuk dalam malai rata, keluar di ujung ranting, dengan mahkota berbentuk rnangkok warna kuning terang. Buah kecil, lonjong, terbagi menjadi 4 – 5 kotak, warnanya cokelat.

Biji kecil berbentuk ginjal, warnanya hitam. Di Eropa dikenal sebagai tumbuhan obat penolak guna-guna.

Minyak esensialnya digunakan untuk pembuatan parfum dan kosmetik. Perbanyakan dengan setek batang.

Nama Lokal :
Inggu (Sunda), godong minggu (Jawa). aruda (Sumatera).; Anruda busu (Makasar).; Raute (Jerman), ruta (Italia), wijnruit (Belanda),; Common rue herb, rue, herb of grace (Inggris).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Demam, influenza, batuk, radang paru, ayan (epilepsi), hepatitis; Kejang pada anak, kecikutan (singultus, hiccup), kolik, cacingan,; Histeri (hysteria), nyeri ulu hati, nyeri dada dan hernia, bisul,; Haid tidak teratur, tidak datang haid (amenorrrhea),; Radang kulit bernanah, memar akibat benturan benda keras, ; Gigitan ular berbisa dan serangga, Keracunan obat atau racun,; Pelebaran pembuluh darah balik (vena varikosa),; Radang vena (flebitis).;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Seluruh herba dapat digunakan baik dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan. Pengeringan dilakukan dengan cara dijemur memakai naungan. Herba ini rasanya memualkan.

INDIKASI :
Herba ini dapat mengatasi:
– demam, influenza,
– batuk, radang paru,
– kejang pada anak, ayan (epilepsi),
– kecikutan (singultus, hiccup), kolik,
– histeri (hysteria),
– menghilangkan nyeri, seperti nyeri ulu hati, dada, dan hernia,
– hepatitis,
– haid tidak teratur, tidak datang haid (amenorrhoea),
– ekzema pada anak, bisul, radang kulit bernanah,
– memar akibat terbentur benda keras,
– gigitan ularberbisa dan serangga,
– keracunan obat atau racun lain yang mematikan,
– radang vena (flebitis), pelebaran pembuluh darah balik (vena
varikosa), dan
– cacingan.

CARA PEMAKAIAN :
Herba sebanyak 10 – 15 g direbus, lalu minum.

Untuk pemakaian luar, herba segar digiling atau ditemas-remas, lalu dibubuhkan pada bagian tubuh yang sakit seperti pengobatan pada sakit kepala, kejang pada anak, ketombe, gudig, sakit telinga, sakit gigi, bisul, memar, dan rematik.

Oleh karena herba ini rasanya pedas maka pemakaian lokal yang terlalu banyak dapat menyebabkan warna kulit menjadi merah, membengkak, dan kadang timbul lepuh (buila). Minyak asirinya juga dapat digunakan sebagai minyak gosok untuk menghilangkan rasa nyeri pada bagian tubuh yang sakit.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Demam
Sebanyak 1/2 genggam herba inggu segar dicuci bersih lalu direbus
dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 3/4 bagian.
Setelah dingin Lalu disaring, dapat ditambah madu sebelum diminum.
Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

2. Kejang pada anak
a. Sebanyak 15 – 20 g daun inggu segar dicuci bersih Lalu potong-
potong seperlunya. Rebus dengan 2 gelas air bersih sampai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum,
yaitu pagi dan sore hari.

b. Sebanyak 10 lembar daun inggu dicuci bersih dan digiling sampai
halus. Tambahkan cuka seperlunya, remas sampai merata. Setelah
selesai, adonan tadi dipakai untuk mengompres ubun-ubun anak
yang sedang kejang.

3. Nyeri ulu hati :
Sebanyak 1 5 g herba inggu segar dicuci dan direbus dengan 3
gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, Lalu
diminum sekaligus.

4. Merangsang haid :
Sebanyak 28 g herba inggu kering direbus dengan 3 gelas air bersih
sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, siap untuk dirninum.
Setiap kali minum cukup 1/2 gelas.

5. Kecikukan :
Sebanyak 3/5 genggam daun inggu dicuci, Lalu direbus dengan 3
gelas air bersih sampai airnya menjadi 3/4 bagian. Setelah dingin
disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.
Setiap kali minum dapat ditambah madu secukupnya.

6. Sakit telinga
Tiga genggam daun inggu segar dicuci bersih lalu dibilas dengan air
matang. Tumbuk sampai halus, kemudian peras dengan sepotong
kain. Air perasannya diteteskan pada telinga yang sakit.

7. Sakit kepala :
Satu genggam daun inggu segar dicuci bersih lalu ditumbuk sampai
lumat. Hasilnya dibagi dua sama banyak, tempelkan pada kedua
pelipis.

8. Sakit gigi :
Tiga lembar daun inggu segar dicuci bersih Lalu dibilas dengan air
matang. Lumatkan dengan jari sampai lunak. Masukkan ke dalam
lubang gigi lalu ditutup dengan kapas.

9. Ketombe, gudig :
Segenggarn daun segar, sepotong kunyit dan 1 sendok teh beras
dicuci bersih Lalu digiling halus sampai seperti bubur. Gosokkan
pada kulit kepala atau kulit yang terkena gudig.

10. Bisul
Segenggam daun inggu dicuci bersih lalu digiling halus. Hasil
gilingannya diperas dan air perasannya ini dicampur dengan bubuk
indigo. Gunakan untuk memoles bisul.

11. Hepatitis ;
Daun inggu segar sebanyak 1/3 genggam dicuci bersih, Lalu
tambahkan 3 gelas air bersih kemudian direbus sampai aimya tersisa
separo.

Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Herba rasanya pedas, agak pahit, dingin. Minyak asirinya mengandung oleum rutae, rasanya pahit, pedas dan memualkan, larut dalam air, tetapi tidak larut dalam alkohol dan eter.

KANDUNGAN KIMIA :
Minyak asiri mengandung metil-nonilketone sampai 90%, ketone, pinena, 1-limonena, cineol, asam rutinat, kokusaginin, edulinine, skimmianine, bergapten, graveoline, graveolinine, asam modic, rutin, rhamno glikosid, quersetin flavenol, xanthotoxin, sedikit tanin.

Minyak asiri digunakan juga pada industri kosmetika, seperti pembuatan sabun, krim, dan wangi-wangian.

Ekstrak inggu mempunyai efek mutagenik dan hepatotoksik. Dosis tinggi dapat menyebabkan nyeri lambung hebat, muntah, komplikasi sistemik, dan kematian.(Wikipedia)

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
1. Sejurnlah percobaan pada binatang menunjukkan bahwa zat berkhasiat furoquinoline alkaloid skimmianine dapat menyebabkan keguguran. Hal ini diduga akibat efek stimulasi langsung pada otot kandungan (uterus).

2. Dari penelitian perkembangan folikel ovarium mencit pada periode pasca-lahir yang diberikan suntikan ekstrak daun inggu dengan dosis 8 mg/100 g bb, temyata pada ovarium mencit berumur 21, 35, dan 49 hari terjadi penurunan jumiah folikel primer, sekunder dan de Graaf, sedangjumlah folikel atresia meningkat. Hal ini diduga karena inggu bersifat estrogenik (Maria Esti Taruni, Fakultas B iologi UGM, 1993).

3. Pemberian ekstrak daun inggu subkutan pada mencit dengan kehamilan 4 – 5 hari dengan dosis 0,08 mglg bb, pada uterus tampak peningkatan vaskularisasi, hemoragi, hiperplasia endometrium, perubahan glandula uterina, edema lamina propria endometrium, tidak terbentuknya sel raksasa, dan tebal miometrium bertambah. Keadaan tersebut hampir sama dengan pemberian estradiol benzoas (Flora Rumiati, Fakultas Biologi UGM, 1993).


Foto Credit:
Ruta-angustifolia-L.-Pers / Wikipedia

Istilah yang Perlu Diketahui dalam Artikel ini

Amenorrrhea
Amenorrhea adalah suatu kondisi ketika wanita tidak mengalami menstruasi atau datang bulan.
Ayan
Penyakit epilepsi atau ayan merupakan kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang secara berulang. Epilepsi bisa menyerang seseorang ketika terjadinya kerusakan atau perubahan di dalam otak. Di dalam otak manusia terdapat neuron atau sel-sel saraf yang merupakan bagian dari sistem saraf.
Batuk
Batuk adalah respon alami tubuh untuk mengeluarkan zat dan partikel dari dalam saluran pernafasan agar tidak masuk ke saluran nafas bawah. Tenggorokan dan paru – paru menghasilkan sedikit lender untuk menjaga kelembaban saluran pernafasan.
Bisul
Bisul atau furunkel adalah peradangan pada folikel rambut yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Mulanya, infeksi menimbulkan benjolan dan kemerahan pada kulit. Setelah 4-7 hari, benjolan tersebut akan terisi oleh nanah dan terasa nyeri.
Cacingan
Cacingan adalah penyakit akibat infeksi cacing parasit yang hidup di dalam usus manusia. Cacing yang tinggal di dalam usus tersebut akan bertahan hidup dengan menyerap sari-sari makanan yang masuk ke dalam usus.
Epilepsi
Epilepsi juga dikenal dengan sebutan ayan yang memiliki ciri khas berupa kejang kambuhan yang seringnya muncul tanpa pencetus, penyakit ini terjadi karena adanya gangguan sistem saraf pusat (Neuologis) yang menyebabkan kejang atau terkadang kehilangan kesadaran.
Flebitis
Phlebitis atau flebitis adalah peradangan pada pembuluh darah vena.
Haid Tidak Teratur
Menstruasi tidak teratur juga bisa disebut oligomenore, dan dapat terjadi jika ada perubahan metode kontrasepsi, ketidakseimbangan hormon, perubahan hormonal di sekitar masa menopause, atau sedang melakukan latihan fisik tertentu.
Hepatitis
Penyakit hepatitis adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis. Ada 5 jenis virus hepatitis: A, B, C, D, dan E. Infeksi yang akan mengganggu kerja organ hati ini dapat menular dengan mudah, melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi virus.
Hernia Inguinalis
Hernia inguinalis terjadi ketika usus atau lemak dari perut menonjol melalui dinding perut bagian bawah ke daerah inguinal, atau selangkangan. Akibatnya, timbul tonjolan atau pembengkakan pada daerah selangkangan atau pembesaran skrotum (kantung buah pelir).
Hiccup
Sama dengan Cegukan atau Kecikutan atau singultus atau hiccup adalah Cegukan episodik pada dasarnya bisa dipicu oleh beberapa hal, seperti makan terlalu cepat, minum minuman bersoda, atau saat perut kembung.
Histeri
Histeria adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan suatu perilaku emosional yang tampaknya berlebihan dan di luar kendali.
Influenza
Influenza atau juga dikenal dengan flu adalah kondisi medis yang ditandai dengan batuk, pilek, hidung tersumbat, demam, dan sakit kepala.
Kecikutan
Sama dengan Cegukan atau Kecikutan atau singultus atau hiccup adalah kondisi yang terjadi karena adanya kontraksi diafragma (otot yang memisahkan dada dari perut dan berperan penting dalam sistem pernapasan) yang tak disengaja. Kondisi ini memiliki tanda khas yang terdengar seperti “hik”.
Kejang Pada Anak
Febrile seizure atau kejang demam adalah demam yang disertai dengan kejang yang biasanya dialami oleh anak-anak. Kondisi ini umum terjadi pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun. Sampai saat ini, penyebab kejang demam belum diketahui penyebabnya secara pasti.
Kolik
Kolik adalah kondisi ketika bayi menangis tanpa henti selama berjam-jam dan tanpa alasan yang jelas. Hal ini dikarenakan bayi masih belum mampu mengekspresikan rasa tidak nyaman yang tengah ia rasakan. Bayi dengan kolik biasanya menangis lebih dari 3–4 jam sehari dan dialami ketika memasuki usia sekitar 6–8 minggu.
Nyeri Ulu Hati
Nyeri ulu hati merupakan kondisi berupa rasa sakit pada bagian tengah atas perut yang disertai dengan sensasi panas, mual, serta perut kembung. Nyeri pada ulu hati ini bisa disebabkan oleh beberapa kondisi medis, seperti sindrom dispepsia, pankreatitis, irritable bowel syndrome, tukak lambung, hingga kanker lambung.
Singultus
Sama dengan Cegukan atau Kecikutan atau singultus atau hiccup adalah kontraksi pada otot diafragma (otot yang membatasi dada dan perut) yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak disadari. Saat kontraksi tersebut terjadi, pita suara menutup hingga menimbulkan suara cegukan dengan bunyi 'hik'. Cegukan dapat disebabkan oleh beberapa ha
Tidak Datang Haid
Jika siklus terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari, dikatakan haid tidak teratur atau tidak teratur. Selain itu, jika lamanya haid berubah setiap bulannya, maka tergolong haid tidak teratur.

DISCLAIMER:

By Google

Konten website ini berasal dari web iptek.net.id yang sudah tidak online lagi. Publikasi ulang dengan penyesuaian ditujukan untuk pelestarian ilmu pengetahuan.