Sinonim :
Strobilantes crispus Bl. Sericocalyx crispus, (Linn.), Bremek.

Familia :
Acanthaceae

Uraian :
Ngokilo (Stachytarpheta mutabilis) adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu menyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan yang tumbuh sebagai semak. Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 – 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi coklat. Daun ngokilo berbentuk bulat telur, pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus hampir tak kelihatan. Panjang helaian daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5 – 8 cm (ukuran normal) dan lebar daun kira-kira 2 – 5 cm. Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di tempat terbuka.

Ngokilo (Stachytarpheta mutabilis, Vahl.)

Nama Lokal :
Ngokilo, enyoh kelo, keci beling, keji beling (Jawa), Daun picah beling (Jakarta).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Tumor, Diabetes melitus, Lever (Sakit kuning), Ambeien (Wasir), Kolesterol, Maag, Kena bisa ulat dan Semut hitam

Pemanfaatan :

  1. Tumor
    Bahan: Daun Ngokilo mentah dan segar 3 lembar.
    Cara pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan
    secara teratur.
    Pantangan: Ikan Asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas,
    durian, lengkong, nangka, es, alkohol dan tape, limun dan vitzin.
  2. Diabetes Mellitus
    Bahan: Daun Ngokilo mentah dan segar 3 lembar.
    Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan
    secara teratur.
    Pantangan: makanan yang manis-manis.
  3. Lever (sakit Kuning)
    Bahan: Daun Ngokilo mentah dan segar 3 lembar.
    Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan
    secara teratur.
    Pantangan: makanan yang mengandung lemak.
  4. Ambeien (wasir)
    Bahan: Daun Ngokilo mentah dan segar 3 lembar.
    Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan
    secara teratur.
    Pantangan: Daging kambing dan makanan/masakan yang pedas.
  5. Kolesterol tinggi
    Bahan: Daun Ngokilo mentah dan segar 3 lembar.
    Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan
    secara teratur.
    Pantangan: makanan yang berlemak.
  6. Maag
    Bahan: Daun Ngokilo mentah dan segar 3 lembar.
    Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan
    secara teratur.
    Pantangan: makanan pedas atau asam.
  7. Kena Bisa Ulat dan Semut Hitam
    Bahan: Daun Ngokilo mentah dan segar 1 lembar.
    Cara Pemakaian: digosokkan pada bagian tubuh yang gatal hingga
    daun tersebut mengeluarkan air dan hancur. Dilakukan 2 kali
    setelah berselang 2 jam.

Komposisi :
Kandungan kimia yang terdapat pada ngokilo sampai sekarang belum diketahui, karena belum ada penelitian ilmiah. Berdasarkan pengalaman, tumbuhan ini ternyata berkhasiat obat.

PENELITIAN
PENGARUH EKSTRAK DAUN NGOKILO (Stachytarpheta mutabilis, Vahl ) TERHADAP PENYAKIT DIABETES MELLITUS
(https://www.researchgate.net/publication/337327396_PENGARUH_EKSTRAK_DAUN_NGOKILO_Stachytarpheta_mutabilis_Vahl_TERHADAP_PENYAKIT_DIABETES_MELLITUS)

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN NGOKILO (STACHYTARPHETA MUTABILIS, VAHL) DALAM MENGATASI PENYAKIT DIABETES MELLITUS
(http://prosiding.unirow.ac.id/index.php/SNasPPM/article/view/275)

DISCLAIMER:
Konten Ngokilo (Stachytarpheta mutabilis, Vahl.) blog herbal ini berasal dari Web "Sentra Informasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) - BPPT" yang sudah tak ada lagi. Publikasi ulang bertujuan untuk melestarikan pengetahuan. Website dengan konten berharga ini saya simpan pada 1/22/2013, 11:17:50 PM. Website asalnya sudah diskontinu. Domain iptek.net.id menjadi ipteknet.go.id. Ada ratusan artikel pada web tersebut yang akan saya upload ulang dengan beberapa penyesuaian konten. Mengutip Ngokilo (Stachytarpheta mutabilis, Vahl.) dari web ini harus menyertakan sumber link.